Bismillahirrahmanirrahim....
Mungkin malam ini saya sedang sedikit ingin menangis dalam diam, merenungi hal kecil yang mungkin luput terperhatikan dalam proses saya mensyukuri segala hal yang Allah, Rabb Ghafuurur Rahim berikan dalam hidup saya hingga detik ini.
Selalu ada teguran di setiap tutur kata.
Selalu ada peringatan di setiap tingkah laku.
Selalu ada lecutan di setiap langkah.
Jangan pernah merasa cukup puas dengan satu hal yang mungkin dalam pandangan Allah sangat jauh dari kata cukup. Dan mungkin tanpa saya sadari, saya lalai dalam hal itu. Malam ini dengan baik hati Allah mengingatkan dan saya hampir saja masih tidak menyadarinya.. astaghfirullah...
Etika, malam ini pikiran saya dibangunkan untuk membuka lebih lebar pemahaman mengenai etika.
Etika, Kondisi, Lingkungan, Orang tua.
Ternyata etika yang saya pegang tidak sepenuhnya teraplikasi, dipengaruhi oleh dua faktor yang saya tulis diatas dalam hubungan dengan orang terdekat secara darah biologis: orang tua.
Seringkali kita telah menempatkan etika kesopanan yang sesuai dan baik di berbagai tempat berbeda: demi menjaga keharmonisan sebuah hubungan sosial, kehormatan orang lain dan memberikan ketenangan bagi satu sama lain. Namun seringkali itu dilakukan hanya dalam batas lingkungan dan hubungan sosial dengan orang lain, yang dapat dikategorikan berjarak dengan kita. Hal itu yang tanpa saya sadari di usia yang orang tua masih katakan muda dan perlu banyak dimatangkan ini, terjadi.
Etika dimulai dari hal yang sederhana. Dan ternyata etika sederhana terhadap orang tua telah luput saya lakukan dan tanamkan dalam diri ini...mungkin-- *setelah merasa selama ini saya dengan angkuhnya menganggap diri anak yang cukup baik :'( ya Rabb, maafkan aku..*
Faktanya, dalam aturan norma di keluarga ini, saat berpapasan melewati keluarga yang sedang melakukan aktifitas apapun, tepat di depan wajah mereka wajib mengatakan "punteun". Sayangnya, malam ini saya lupa dan tidak sengaja melakukan itu saat beranjak cepat menuju dapur dan langsung ditegur habis-habisan, dibilang "sangat tidak sopan" dan saya langsung tersengat. Bukan, bukan karena kata "punteun" itu terlupakan untuk diucapkan, orang tua menjadi sangat jengkel. Bukan demikian, saya rasa ini masalah harga diri. Lebih tepatnya, perasaan orang tua yang entah bagaimana terluka karena merasa tidak dihargai atau dianggap saat saya memapasinya. Saya tahu, saya salah..saya menyesal. Hanya saja mungkin orang tua menganggapnya tidak cukup. Teguran itu berkelanjutan dengan nasihat mengenai etika.
Dahulu, dahulu....saya anak yang sangat diam dan tidak akan menjawab selain kata "ya" diakhir nasihat selesai diucapkan. Namun, semenjak menekuri bangku kuliah saya menjadi lebih terbuka dan berani lebih banyak berbicara di hadapan orang. Ini mungkin memang kesalahan saya yang belum dapat mengatur perkataaan ini dengan baik dan tepat. Saya mengomentari nasihat itu dengan mengatakan saya tahu, saya tidak pernah bermaksud tidak sopan pada siapapun, selama ini saya sudah dan masih terus berusaha menghargai orang lain sebaiknya dan bersikap sopan dengan sebaik mungkin dan mungkin bilamana saya lupa saya langsung meminta maaf. Itu sebuah arogansi..Ya.
Selepas orang tua saya berlalu, saya baru menghela nafas dan berfikir ulang kembali, ya mungkin semua itu telah saya laksanakan namun tidak dalam hubungan dengan orang tua atau keluarga terdekat saya, karenanya...aku malu. Kearogansian idealisme muda saya dalam mengungkapkan perasaan dalam bentuk kata-kata juga perlu dikontrol dengan lebih baik mulai saat ini.
Dan kini saya sedikit bingung apa perubahan dalam diri yang saya rasakan hingga menjadi saya yang sekarang membuat saya menjadi lebih baik apa lebih buruk, saya takut...ya Rabb ya Fattahul 'Alim...jaga aku tetap dalam kerendahan hati dan mohon ampun-Mu, jangan sesatkan aku... amin
Aku rasa sebaiknya shubuh nanti aku meminta maaf kembali secara terbuka dihadapan orangtua ku, agar kesalahpahaman dan kesalahan ini tidak terulang kembali di lain waktu.
Thanks Allah, for the way you slap my face to wake me up and get me back to the right track :')
Showing posts with label orat-oret pikiran. Show all posts
Showing posts with label orat-oret pikiran. Show all posts
Saturday, 1 June 2013
Friday, 29 March 2013
Night's Random Babbling
Bismillahirrahmanirrahim....
hey, you! It's been a long time ^^
Sejujurnya lagi sangat ingin menulis tapi bingung menulis apa, ada banyak hal yang terjadi di tiap 24 jamnya tubuh ini menghirup dan menghembuskan oksigen. Namun tangan ini belum banyak bergerak untuk merekamnya.
Hari ini hari libur, karena hari ini hari jum'at dan bertepatan dengan hari paskah maka liburnya mendunia (tapi saya ga tau kalau di ujung kutub utara dan selatan sana libur juga ga ya?)
saya menonton 3 film hari ini, perlu dirunut satu persatu?
well, the first one is:
1. Cyber Stalker: sebuah film hollywood rilisan tahun 2012 tapi tidak ada subtitel nya +.+` *glad that the actor & actresses talk in English so far I can understand what they were talking about* film ini membuat saya sedikit merenungkan keamanan dalam berkomunikasi via jejaring sosial, dan keamanan dalam memposting data-data kita di dunia maya.
2. Ghost Graduation: film spanyol rilisan WB yang berfokus pada seorang guru yg memiliki bakat untuk melihat & berkomunikasi dng hantu. Film ini sederhana dan cukup menarik buat saya. Sangat senang dengan melihat karakter-karakter berbeda yang ditunjukkan dari murid-murid hantunya dan akhir perkembangan konflik mereka. ^.^
3. Dolphin's Tale: sejujurnya saya tidak menonton film ini secara menyeluruh tapi loncat-loncat (saya skip beberapa menit secara acak) tapi saya menitikkan airmata diakhir saat melihat lumba2 tersebut tidak memiliki ekor dan berjuang menyesuaikan diri dgn keadaan baru dan bantuan manusia untuk membantunya memberikan ekor baru. Terharu melihat bagaimana binatang dapat berbagi perasaan nasib yg sama dengan manusia yang sama2 berkebutuhan khusus sepertinya. A kind of inspirational true story movie. :)
Mungkin itu dulu yang saya tulis, mata ini sudah mulai sayup-sayup tertutup..dan esok hari saya harus bangun sangat pagi untuk bekerja, Bismillah, bless my day tomorrow, ya Ghafurur Rahim. Amin. Nox*
hey, you! It's been a long time ^^
Sejujurnya lagi sangat ingin menulis tapi bingung menulis apa, ada banyak hal yang terjadi di tiap 24 jamnya tubuh ini menghirup dan menghembuskan oksigen. Namun tangan ini belum banyak bergerak untuk merekamnya.
Hari ini hari libur, karena hari ini hari jum'at dan bertepatan dengan hari paskah maka liburnya mendunia (tapi saya ga tau kalau di ujung kutub utara dan selatan sana libur juga ga ya?)
saya menonton 3 film hari ini, perlu dirunut satu persatu?
well, the first one is:
1. Cyber Stalker: sebuah film hollywood rilisan tahun 2012 tapi tidak ada subtitel nya +.+` *glad that the actor & actresses talk in English so far I can understand what they were talking about* film ini membuat saya sedikit merenungkan keamanan dalam berkomunikasi via jejaring sosial, dan keamanan dalam memposting data-data kita di dunia maya.
2. Ghost Graduation: film spanyol rilisan WB yang berfokus pada seorang guru yg memiliki bakat untuk melihat & berkomunikasi dng hantu. Film ini sederhana dan cukup menarik buat saya. Sangat senang dengan melihat karakter-karakter berbeda yang ditunjukkan dari murid-murid hantunya dan akhir perkembangan konflik mereka. ^.^
3. Dolphin's Tale: sejujurnya saya tidak menonton film ini secara menyeluruh tapi loncat-loncat (saya skip beberapa menit secara acak) tapi saya menitikkan airmata diakhir saat melihat lumba2 tersebut tidak memiliki ekor dan berjuang menyesuaikan diri dgn keadaan baru dan bantuan manusia untuk membantunya memberikan ekor baru. Terharu melihat bagaimana binatang dapat berbagi perasaan nasib yg sama dengan manusia yang sama2 berkebutuhan khusus sepertinya. A kind of inspirational true story movie. :)
Mungkin itu dulu yang saya tulis, mata ini sudah mulai sayup-sayup tertutup..dan esok hari saya harus bangun sangat pagi untuk bekerja, Bismillah, bless my day tomorrow, ya Ghafurur Rahim. Amin. Nox*
Monday, 26 November 2012
Sepenggal narasi hari ini: Tipu tapi teukatipu
14.14 pm...
@ the lonery chamber
I'm really grateful to God for the every breath I still take freely until this minute..
Love you, Allah :")
Seneng banget Ditakdirkan tadi malam dapat sms kalau mata kuliah jam 7 pagi hari ini ditiadakan, so saya lebih santai untuk pergi kuliah ngga rarusuhan seperti biasanya. Diceritakan jam-jam berlalu dan tibalah saat dimana waktu menunjukkan pukul 7 pagi, dan bila diimajinasikan, di otak saya tertera plang bertulisan kuliah Literaray research jam 8.50, kepada nona Hani segera mandi! Jangan sampai telat naik angkot pagi-pagi.
Hanya saja suara hati saya yang lain meragukan itu jadi saya putuskan sms dulu Pikachu biar bukan cuma sekedar sugesti, dalam waktu semenit hape saya dengan ringtone sunyi tanpa getar kikiceupan dan oh ternyata jawabannya "pikaa, pikaa..pikakaa!pi ka chu!"(oke ini bohong =.= tapi kayanya keren kalau iya)
yang benar jawabannya adalah,"10.40 han"yeaah \o/
Singkat cerita saya niatkan jam 8 mandi dan setengah 9 berangkat tapi pada kenyataannya ada sedikit masalah dgn file critiquing punya teman yang sedang saya proses untuk bisa dikompres tanpa es dan dimasukkan ke dvd (berharap mantra harry potter dapat berguna disaat-saat seperti ini T__T #ngimpi), hingga pada akhirnya abis nyoba otak atik segala macam, itu masalah belum bisa teratasi--saya tinggal mandi..(daripada jangar sendiri)
Mandi udah, pake baju udah, pake jilbab udah, kacamata udah,tas jam lappy kawat gigi payung dettol sanitizer tissue tobleron dompet, asmaul husna saku, kaoskaki udah tinggal eng ing engg caww! eh, tapi ngga jadi deng haha, saya putuskan untuk shalat. Sekali-kali dan semoga makin lama jadi rutin shalat dhuha dulu didirikan mumpung ada waktu. :3 Aamiiin
Tepat pukul 09.15 saya melangkahkan kaki keluar pagar rumah, meninggalkan bi Rina sendiri yang asyik mencuci, dengan senyum simpul dan ransel merah dipunggung bersiap menuntut ilmu. I just really have a good feeling today like mostly..^ ^
Selanjutnya, menghitung perjalanan saya dari sejak melangkahkan kaki keluar pagar sampai tiba di gunung ledeng (meminjam istilah aa buat UPI hehe) adalah sebagai berikut:
Jalan kaki sampai Cileutik: 5 menit
Stopan perempatan Soekarno-Hatta - Buah Batu: subhanallah sekali ..hampir 20 menit
Melintas kepadatan Griya BuahBatu - Singgalang: 20 menit, waktu menunjukkan pukul 09.57
Naik wahana Kelapa Ledeng: jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan ngetem-jalan ngetem-ngetem ga jalan-jalan akhirnya ngetem-dan jalan...dan hujan..lagi
(misal saya moody kemungkinan saya mau nangis dan bete sekitar 88% U_U alhamdulillah saya menikmati sekali perjalanan hari ini dan sedang merasa happy ~.~` so it's OK) total: 55 menit
Tiba di gerbang atas jam sudah menunjukkan waktu Hani Telat untuk Kuliah Senin,dan langkah kaki saya makin bergegas menyusuri setapak trotoar kampus sampai di lantai satu fpbs dengan selamat tak kurang suatu apapun kecuali fakta jam tangan saya mengarah pada pukul 11.12 am. Maka saya bersendiri naik lift saja karena kosonglupa ketang ada bapa2 satu turun di lantai 3, he.. dan tiba di lantai 5 dengan lapang hati.^^
Yang tidak saya mengerti dalam kejadian sekian menit selanjutnya adalah tatapan dan seringai teman-teman saya saat dengan ringan dan sunyinya saya membuka pintu kelas dan masuk dengan tenang bagai hantu; teman saya inisial R yg paling dekat dengan pintu tersenyum ramah dan berkata bijak "kelasnya udah mau udahan da, Han" dan saya balas dengan anggukan dan senyum yang tak kalah ramah dan sepertinya dosen ngga ngeh saya meneruskan langkah dan duduk manis di kursi paling belakang dan pas sekali tiba-tiba teteh saya call 2x, dilanjut bibi saya ketiganya saya reject duuuuh ono opo iki.... lalu, sebagian anak2 yang duduk dipojok kanan menyoraki saya..dan ada teman berinisial A yang celinguk-celinguk ke arah belakang tempat saya duduk dan inisial Y yang antusias sekali nyeletuk,
.................................................[sensor: karena saya lupa dia nyeletuk apa ehehe]........................... yah, pokoknya mah saya jadi terharu #naonHan XD
Kuliah pun bubar pukul 11.30 am dan ini mungkin merupakan mata kuliah kedua tersingkat dalam hidup saya di universitas: 15 menit! (berarti temen saya lebay ah bilang saya cuma kuliah 5 menit :P) *yang pertama saya mengalaminya di semester satu; masuk tepat saat dosen hendak mengucap salam perpisahan setelah mengabsen: kurang dari 5 menit! karena ke'tiis'an dan kepolosan saya plus kebaikan si bapa dosen-- it's my lucky I could present the absence again ahahaha *i can't deny it but this is the way i am^^* Alhamdulillah..
Nah, waktunya pulang...di dalam lift ini temen-temen bercandaan moyokan saya lagi. Sayangnya, kelolaan saya kumat berbarengan dengan fikiran saya yang sedang penasaran tertuju pada miscall2 dari keluarga yang sangat tiba-tiba tadi, saya cengengesan aja, baru ngeh pas mau keluar lift hehehe.
Lalu..., apa sebenarnya yang terjadi dibalik miscall-miscall dikala itu?
Sampai di rumah siang hari, bapa sudah ada di ruang tv, mata beliau masih menyisakan bekas tangis dan akhirnya tertawa antara shock + bahagia lihat saya menyembulkan kepala ke ruang tv, Halooo...^^-
"Tadi teh aya nu nelpon ka bumi pameugeud, di sampingna aya nu nangis ingsreuk-ingsreukan nyariosna rerencangan Hanifah, namina Siti Nurjannah. Putra bapa nu istri nu nembe angkat sakola, saurna tibebeut..geubis, mastakana pecah, kakina patah, ayeuna aya di ICU di rumah sakit, kudu transfer 4 juta diantosan 1 jam, atuhnya tadi teh rareuwas, teh fith a yanna lgsg ka barumi, bi ade lgsg uih mesen taksi, bade lagsung kaditu jeung ka upi mastikeun, atuhnya bapa teh mikirna nifh tinggal budak istri hiji-hijina dibumi, mastaka pecah mah berarti tos teu aya..---"
*belum selesai bapa bercerita, saya langsung peluk beliau.. beri hamba kesempatan membahagiakan mereka sebelum saya benar-benar dipanggil kembali padamu, my dear Allah :') well, I'm still here to see you, Dad.. don't worry just ignore that horrid hoax*
Alhamdulillah ya Rabb, bersyukur T'Fith langsung sms tau bb ngga aktif dan telpon ga saya angkat karena tadi telat baru masuk kelas dan saya balas cepat bahwa saya sedang kuliah, keluarga jadi tak tertipu untuk transfer segera 4 juta itu. ^^ haha, maaf keluarga saya teu jadi katipu tipuan anda, mr.pelaku!
Sekarang sehabis shalat maghrib dan meneruskan menulis ini,
satu hal yang saya tak habis fikir, zaman sekarang modus orang menipu hanya demi mendapatkan nafsu uang semata semakin tidak masuk akal dan semakin mengerikan, mengatakan sekenanya seseorang mati atau kecelakaan..tanpa pernah memikirkan dampak fatal yang bisa terjadi pada korban dan keluarganya. Kadang jadi bertanya-tanya apa mereka tidak pernah berfikir bagaimana kalau si pelaku itu yang jadi di posisi korban, bayangkan reaksi orang-orang yang disayanginya bila itu benar-benar terjadi..
Semoga Tuhan selalu melindungi semua orang dengan niat baik di dunia ini. Kita semua harus semakin berhati-hati dengan bentuk-bentuk penipuan semacam itu dan jangan langsung berfikir pendek ambil tindakan gegabah bila belum mendapat berita yang pasti akan hal-hal demikian.
Have a fine night for any creature on this earth! Nox*
P.S. Hingga saat ini saya menginjak kuliah semester 7, belum ada satupun teman kuliah saya ada yang bernama Siti Nurjannah, itu artis kali +.+ *Ikke han.. eta mah xp
@ the lonery chamber
I'm really grateful to God for the every breath I still take freely until this minute..
Love you, Allah :")
Pagi ini saya bangun pukul 3.44 am dan tak ada yang spesial, sama seperti hari baik lainnya..sedikit telat hanya saja yang pasti--hujan. Bersyukur sempat menunaikan shalat tahajjud 2 raka'at dan witir 3 raka'at dan pas sekali di raka'at terakhir adzan shubuh berkumandang, meski ngantuk-ngantuk dan menggigil dibelai dingin menusuk tulang hingga ke sumsum tulang belakang (lebay dikit..) intina mah ya tiriss..
Hanya saja suara hati saya yang lain meragukan itu jadi saya putuskan sms dulu Pikachu biar bukan cuma sekedar sugesti, dalam waktu semenit hape saya dengan ringtone sunyi tanpa getar kikiceupan dan oh ternyata jawabannya "pikaa, pikaa..pikakaa!pi ka chu!"(oke ini bohong =.= tapi kayanya keren kalau iya)
yang benar jawabannya adalah,"10.40 han"
Singkat cerita saya niatkan jam 8 mandi dan setengah 9 berangkat tapi pada kenyataannya ada sedikit masalah dgn file critiquing punya teman yang sedang saya proses untuk bisa dikompres tanpa es dan dimasukkan ke dvd (berharap mantra harry potter dapat berguna disaat-saat seperti ini T__T #ngimpi), hingga pada akhirnya abis nyoba otak atik segala macam, itu masalah belum bisa teratasi--saya tinggal mandi..(daripada jangar sendiri)
Mandi udah, pake baju udah, pake jilbab udah, kacamata udah,
Tepat pukul 09.15 saya melangkahkan kaki keluar pagar rumah, meninggalkan bi Rina sendiri yang asyik mencuci, dengan senyum simpul dan ransel merah dipunggung bersiap menuntut ilmu. I just really have a good feeling today like mostly..^ ^
Selanjutnya, menghitung perjalanan saya dari sejak melangkahkan kaki keluar pagar sampai tiba di gunung ledeng (meminjam istilah aa buat UPI hehe) adalah sebagai berikut:
Jalan kaki sampai Cileutik: 5 menit
Stopan perempatan Soekarno-Hatta - Buah Batu: subhanallah sekali ..hampir 20 menit
Melintas kepadatan Griya BuahBatu - Singgalang: 20 menit, waktu menunjukkan pukul 09.57
Naik wahana Kelapa Ledeng: jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan ngetem-jalan ngetem-ngetem ga jalan-jalan akhirnya ngetem-dan jalan...dan hujan..lagi
(misal saya moody kemungkinan saya mau nangis dan bete sekitar 88% U_U alhamdulillah saya menikmati sekali perjalanan hari ini dan sedang merasa happy ~.~` so it's OK) total: 55 menit
Tiba di gerbang atas jam sudah menunjukkan waktu Hani Telat untuk Kuliah Senin,dan langkah kaki saya makin bergegas menyusuri setapak trotoar kampus sampai di lantai satu fpbs dengan selamat tak kurang suatu apapun kecuali fakta jam tangan saya mengarah pada pukul 11.12 am. Maka saya bersendiri naik lift saja karena kosong
Yang tidak saya mengerti dalam kejadian sekian menit selanjutnya adalah tatapan dan seringai teman-teman saya saat dengan ringan dan sunyinya saya membuka pintu kelas dan masuk dengan tenang bagai hantu; teman saya inisial R yg paling dekat dengan pintu tersenyum ramah dan berkata bijak "kelasnya udah mau udahan da, Han" dan saya balas dengan anggukan dan senyum yang tak kalah ramah dan sepertinya dosen ngga ngeh saya meneruskan langkah dan duduk manis di kursi paling belakang dan pas sekali tiba-tiba teteh saya call 2x, dilanjut bibi saya ketiganya saya reject duuuuh ono opo iki.... lalu, sebagian anak2 yang duduk dipojok kanan menyoraki saya..dan ada teman berinisial A yang celinguk-celinguk ke arah belakang tempat saya duduk dan inisial Y yang antusias sekali nyeletuk,
.................................................[sensor: karena saya lupa dia nyeletuk apa ehehe]........................... yah, pokoknya mah saya jadi terharu #naonHan XD
Kuliah pun bubar pukul 11.30 am dan ini mungkin merupakan mata kuliah kedua tersingkat dalam hidup saya di universitas: 15 menit! (berarti temen saya lebay ah bilang saya cuma kuliah 5 menit :P) *yang pertama saya mengalaminya di semester satu; masuk tepat saat dosen hendak mengucap salam perpisahan setelah mengabsen: kurang dari 5 menit! karena ke'tiis'an dan kepolosan saya plus kebaikan si bapa dosen-- it's my lucky I could present the absence again ahahaha *i can't deny it but this is the way i am^^* Alhamdulillah..
Nah, waktunya pulang...di dalam lift ini temen-temen bercandaan moyokan saya lagi. Sayangnya, kelolaan saya kumat berbarengan dengan fikiran saya yang sedang penasaran tertuju pada miscall2 dari keluarga yang sangat tiba-tiba tadi, saya cengengesan aja, baru ngeh pas mau keluar lift hehehe.
![]() |
| baca dari kanan ke kiri ^.~ |
Lalu..., apa sebenarnya yang terjadi dibalik miscall-miscall dikala itu?
Sampai di rumah siang hari, bapa sudah ada di ruang tv, mata beliau masih menyisakan bekas tangis dan akhirnya tertawa antara shock + bahagia lihat saya menyembulkan kepala ke ruang tv, Halooo...^^-
"Tadi teh aya nu nelpon ka bumi pameugeud, di sampingna aya nu nangis ingsreuk-ingsreukan nyariosna rerencangan Hanifah, namina Siti Nurjannah. Putra bapa nu istri nu nembe angkat sakola, saurna tibebeut..geubis, mastakana pecah, kakina patah, ayeuna aya di ICU di rumah sakit, kudu transfer 4 juta diantosan 1 jam, atuhnya tadi teh rareuwas, teh fith a yanna lgsg ka barumi, bi ade lgsg uih mesen taksi, bade lagsung kaditu jeung ka upi mastikeun, atuhnya bapa teh mikirna nifh tinggal budak istri hiji-hijina dibumi, mastaka pecah mah berarti tos teu aya..---"
*belum selesai bapa bercerita, saya langsung peluk beliau.. beri hamba kesempatan membahagiakan mereka sebelum saya benar-benar dipanggil kembali padamu, my dear Allah :') well, I'm still here to see you, Dad.. don't worry just ignore that horrid hoax*
Alhamdulillah ya Rabb, bersyukur T'Fith langsung sms tau bb ngga aktif dan telpon ga saya angkat karena tadi telat baru masuk kelas dan saya balas cepat bahwa saya sedang kuliah, keluarga jadi tak tertipu untuk transfer segera 4 juta itu. ^^ haha, maaf keluarga saya teu jadi katipu tipuan anda, mr.pelaku!
Sekarang sehabis shalat maghrib dan meneruskan menulis ini,
satu hal yang saya tak habis fikir, zaman sekarang modus orang menipu hanya demi mendapatkan nafsu uang semata semakin tidak masuk akal dan semakin mengerikan, mengatakan sekenanya seseorang mati atau kecelakaan..tanpa pernah memikirkan dampak fatal yang bisa terjadi pada korban dan keluarganya. Kadang jadi bertanya-tanya apa mereka tidak pernah berfikir bagaimana kalau si pelaku itu yang jadi di posisi korban, bayangkan reaksi orang-orang yang disayanginya bila itu benar-benar terjadi..
Semoga Tuhan selalu melindungi semua orang dengan niat baik di dunia ini. Kita semua harus semakin berhati-hati dengan bentuk-bentuk penipuan semacam itu dan jangan langsung berfikir pendek ambil tindakan gegabah bila belum mendapat berita yang pasti akan hal-hal demikian.
Have a fine night for any creature on this earth! Nox*
18.52 pm
still @ lonery chamber
*Picture in My Head from Westlife backsounding the words end in my writing tonight :)
P.S. Hingga saat ini saya menginjak kuliah semester 7, belum ada satupun teman kuliah saya ada yang bernama Siti Nurjannah, itu artis kali +.+ *
Sunday, 16 September 2012
Ahad, Malas .. serrrr
Hari Ahad.
Kenapa bukan Minggu?
Sejak saya mengetahui makna hari Ahad, saya menetapkan hati menggunakan kata Ahad (pengecualian saat berhadapan dengan lawan bicara yang berbeda keyakinan agama saya tetap menggunakan istilah umum Minggu). *jadi keinget kajian Deklarasi Ahad dari Ust. Fahmi :')*
Sekarang Ahad, dan orang-orang biasanya bakal menikmati kelenggangan waktu menjelang hari Senin sibuk, meski mungkin bagi para aktivis diluaran sana tiada hari libur untuk berleha-leha, tiap hari dinikmati untuk bekerja beraktivitas demi kepentingan yang ditargetkannya masing-masing.^^
Hm... kalau boleh jujur memang lebih baik setiap hari diisi aktivitas yang bermanfaat. Didalam Islam menyia-nyiakan waktu itu kan merugi (sepertinya diajaran yang lain juga begitu Han..wallahu'alam). Tapi yang namanya sifat 'Kasal' atau 'Malas' itu memang jeli sekali melihat celah-celah kelengahan manusia untuk menghasutnya berlena dibuai waktucontohnya sekarang aja saya belum beranjak mandi. Dan secara tidak langsung waktu dikambinghitamkan oleh diri manusia ini. Astaghfirullah... -_-
Nah, pembelaan! Saya berniat mandi setelah menulis sekata-dua kata-tiga kata dan seterusnya... disini. Setelahnya, saya harus bersiap karena sore ini hari pertama saya mengikuti driving course lagi (I'd been doing it once in the past but not finished yet..)
Dan perasaan pertama kali hendak berlatih lagi ituuu dug dug serrrr banget..^__^
Seperti pagi ini, saya langsung panik dan mulai "jangar" gara-gara no.Hp Instrukturnya invalid dan tidak bisa dihubungi, teledornya saya ga ngeh diatas no.Hp yang ditulis ada no. lembaganya (padahal telepon ke situ aja, Haaanceu...) hehehe. Allah, please give me strength and confident to live my day today..bismillah!
P.S. Ih, bahasa gw tumben baku...hahaha
Kenapa bukan Minggu?
Sejak saya mengetahui makna hari Ahad, saya menetapkan hati menggunakan kata Ahad (pengecualian saat berhadapan dengan lawan bicara yang berbeda keyakinan agama saya tetap menggunakan istilah umum Minggu). *jadi keinget kajian Deklarasi Ahad dari Ust. Fahmi :')*
Sekarang Ahad, dan orang-orang biasanya bakal menikmati kelenggangan waktu menjelang hari Senin sibuk, meski mungkin bagi para aktivis diluaran sana tiada hari libur untuk berleha-leha, tiap hari dinikmati untuk bekerja beraktivitas demi kepentingan yang ditargetkannya masing-masing.^^
Hm... kalau boleh jujur memang lebih baik setiap hari diisi aktivitas yang bermanfaat. Didalam Islam menyia-nyiakan waktu itu kan merugi (sepertinya diajaran yang lain juga begitu Han..wallahu'alam). Tapi yang namanya sifat 'Kasal' atau 'Malas' itu memang jeli sekali melihat celah-celah kelengahan manusia untuk menghasutnya berlena dibuai waktu
Nah, pembelaan! Saya berniat mandi setelah menulis sekata-dua kata-tiga kata dan seterusnya... disini. Setelahnya, saya harus bersiap karena sore ini hari pertama saya mengikuti driving course lagi (I'd been doing it once in the past but not finished yet..)
Dan perasaan pertama kali hendak berlatih lagi ituuu dug dug serrrr banget..^__^
Seperti pagi ini, saya langsung panik dan mulai "jangar" gara-gara no.Hp Instrukturnya invalid dan tidak bisa dihubungi, teledornya saya ga ngeh diatas no.Hp yang ditulis ada no. lembaganya (
Wish me luck, aye! (berasa ngeiklanin merk xp)
P.S. Ih, bahasa gw tumben baku...hahaha
Subscribe to:
Posts (Atom)
