Lumos*
Hari ini aku bangun pukul 05.33 dan langsung terperanjat bergeags ke kamar mandi dan shalat shubuh. Ya Rabb, 4 harian ini saya jadi sering tertidur, mengantuk terus dan bangun agak telat :'( maafkan...
Kronologi makanan yang saya makan hari ini:
-sarapan sepiring nasi dan telur tahu bubuk goreng
-segelas air mineral
-di pasar tong-tong (nasi uduk + es jeruk kelapa + surabi)
-air mineral nestle
Kronologi peristiwa:
Aku bercengkrama dengan laptop di pagi hari sampai pukul 10.12
Perut berkontraksi dan tiduran karena mendadak pegal2 sampai pukul 11.55
Mandi di siang hari di lanjutkan shalat dzuhur
Beranjak ke luar rumah pukul 1 untuk berniat membeli kebutuhan untuk magang pla (sepatu, tas, blazer)
bertemu teman M pukul 1.47 di parkiran belakang bip dan berangkat ke ciwalk
selesai belanja sekitar pukul 4 dan beranjak ke boulevard untuk membeli topi
selesai jam setengah 5 pulang (ada kejadian tak diduga, kronik standar untuk pulang tiba di rumah terhambat)
hp aku hilang sore ini di ciwalk di boulevard saat setelah membayar item topi, innalillahi wainna ilaihi raji'un.. maafkan kealfaan ini ya Ghafurur rahim, dan syndrom yg muncul tak sengaja, baru sadar hp hilang saat kami telah berada di dago arah pulang. Kami kembali lagi ke tkp, bertanya pada saksi orang disekitar sana dan barang yang dicari sudah tidak ada, maka dinyatakan hilang. :'|
Semoga jadi ibrah, dan tidak boleh kecolongan lagi syndrom ini kambuh dan tidak teratasi.
Petuah M: mulai saat ini saya harus selalu mencatat dan me-list barang apa saja yg tiapa hari aku bawa, list juga barang-barang yg sudah pernah hilang, agar jadi introspeksi jangan pernah sampai terulang. Bismillahirrahmanirrahim :')
Anyway, thanks for your reminder, pal!
*nox
Wednesday, 23 January 2013
Sunday, 20 January 2013
Catatan peristiwa
Hanya mencoba merekam reka peristiwa dari aksi yang telah kulakukan seharian ini, yang bisa kuingat dan menjadi alat bantu memoriku..bismillah...
Tadi pagi aku bangun agak telat, jam 5 lebih 12 atau 23 atau 32 detik, aku tidak begitu yakin yang pasti aku shalat shubuh pukul 5.32 pagi. itu yang muncul dalam refleksi gambar ingatan didalam otakku.
makanan yang pertamakali kukunyah tadi pagi, lontong daging, hm, 2 bauh. baiklah mari kita susun secara kronologis makanan apa saja yang sudah kumakan hingga waktu 17.35 ini.
Makanan:
Lontong daging 2
2 mangkuk bihun campur sayur tahu yang dimasak aa
minum segelas air
tempe mendoan 1
lontong polos 1
salak 1
3 kerupuk + sambal rujak
1 bentuk bulat, 1 kotak, 1 spiral, 1 bentuk 3cincin kue buttercookies
Jajanan mang Harun:kue boneka, 2 risoles, 1 martabak telur, 1 lumpur mutiara
1 botol aqua 600ml
Aktivitas:
aku beranjak ke lappy di lantai bawah
aku mencari artikel dan pdf tentang buku misterius Prodigiorum ac ostentorum chronicon *masih terbawa ingatan nonton on the spot semalam*
aku mencari pedoman tentang UU Pemilu
aku menyelesaikan mengisi formulir calon kpps menyiapkan pas foto dan fotokopi ktp+ijazah
aku lupa bagaimana ceritanya dari browsing itu tiba2 pindah ke anak indigo
membaca sejumlah artikel tentang indigo dan membaca soal cakra
ada bu Anna di sebelah aku, aku mencoba memastikan kebingunganku soal warna cakra ajna, apa yang ditulis artikel itu benar? kata beliau bukan sepenuhnya absolut stagnan seperti itu, dinamis tapi...*beliau menjelaskan perbadaan aura dari cakra untuk orang biasa dan yang indigo*
aku juga sedikit kabur mengingat ingatan tentang bagaimana akhirnya aku jadi nonton film sybil remake 2007 di youtube
aku ketiduran, aku terbangun sekitar pukul 14.30an sepertinya, dan teh Rina memanggil..
aku belum shalat dzuhur, di hadapan aku laptop masih tergeletak dan artikel tentang dissociative identity disorder, gara sybil dan filmnya belum selesai ku tonton.
aku selesai menonton, sudah adzan ashar, ibu memanggil kebawah bantu untuk mengeprint dan mengedit file excel nya.
aku akhirnya shalat ashar dan dzuhur di jama' di pukul lima *maafkan hamba, ya Rabb*
sehabis shalat aku tiba-tiba berpikir untuk mencoba menuliskan kronik harian apa yang aku kerjakan sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah memori yg kadang-kadang menghinggapi aku.
Terimakasih, ini pukul 17.56 aku akhiri saja...anyway aa belum pulang dari sejak dia berkata mau ambil mobil di bengkel sehabis dicuci...
Nox!*
Tadi pagi aku bangun agak telat, jam 5 lebih 12 atau 23 atau 32 detik, aku tidak begitu yakin yang pasti aku shalat shubuh pukul 5.32 pagi. itu yang muncul dalam refleksi gambar ingatan didalam otakku.
makanan yang pertamakali kukunyah tadi pagi, lontong daging, hm, 2 bauh. baiklah mari kita susun secara kronologis makanan apa saja yang sudah kumakan hingga waktu 17.35 ini.
Makanan:
Lontong daging 2
2 mangkuk bihun campur sayur tahu yang dimasak aa
minum segelas air
tempe mendoan 1
lontong polos 1
salak 1
3 kerupuk + sambal rujak
1 bentuk bulat, 1 kotak, 1 spiral, 1 bentuk 3cincin kue buttercookies
Jajanan mang Harun:kue boneka, 2 risoles, 1 martabak telur, 1 lumpur mutiara
1 botol aqua 600ml
Aktivitas:
aku beranjak ke lappy di lantai bawah
aku mencari artikel dan pdf tentang buku misterius Prodigiorum ac ostentorum chronicon *masih terbawa ingatan nonton on the spot semalam*
aku mencari pedoman tentang UU Pemilu
aku menyelesaikan mengisi formulir calon kpps menyiapkan pas foto dan fotokopi ktp+ijazah
aku lupa bagaimana ceritanya dari browsing itu tiba2 pindah ke anak indigo
membaca sejumlah artikel tentang indigo dan membaca soal cakra
ada bu Anna di sebelah aku, aku mencoba memastikan kebingunganku soal warna cakra ajna, apa yang ditulis artikel itu benar? kata beliau bukan sepenuhnya absolut stagnan seperti itu, dinamis tapi...*beliau menjelaskan perbadaan aura dari cakra untuk orang biasa dan yang indigo*
aku juga sedikit kabur mengingat ingatan tentang bagaimana akhirnya aku jadi nonton film sybil remake 2007 di youtube
aku ketiduran, aku terbangun sekitar pukul 14.30an sepertinya, dan teh Rina memanggil..
aku belum shalat dzuhur, di hadapan aku laptop masih tergeletak dan artikel tentang dissociative identity disorder, gara sybil dan filmnya belum selesai ku tonton.
aku selesai menonton, sudah adzan ashar, ibu memanggil kebawah bantu untuk mengeprint dan mengedit file excel nya.
aku akhirnya shalat ashar dan dzuhur di jama' di pukul lima *maafkan hamba, ya Rabb*
sehabis shalat aku tiba-tiba berpikir untuk mencoba menuliskan kronik harian apa yang aku kerjakan sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah memori yg kadang-kadang menghinggapi aku.
Terimakasih, ini pukul 17.56 aku akhiri saja...anyway aa belum pulang dari sejak dia berkata mau ambil mobil di bengkel sehabis dicuci...
Nox!*
Monday, 26 November 2012
Sepenggal narasi hari ini: Tipu tapi teukatipu
14.14 pm...
@ the lonery chamber
I'm really grateful to God for the every breath I still take freely until this minute..
Love you, Allah :")
Seneng banget Ditakdirkan tadi malam dapat sms kalau mata kuliah jam 7 pagi hari ini ditiadakan, so saya lebih santai untuk pergi kuliah ngga rarusuhan seperti biasanya. Diceritakan jam-jam berlalu dan tibalah saat dimana waktu menunjukkan pukul 7 pagi, dan bila diimajinasikan, di otak saya tertera plang bertulisan kuliah Literaray research jam 8.50, kepada nona Hani segera mandi! Jangan sampai telat naik angkot pagi-pagi.
Hanya saja suara hati saya yang lain meragukan itu jadi saya putuskan sms dulu Pikachu biar bukan cuma sekedar sugesti, dalam waktu semenit hape saya dengan ringtone sunyi tanpa getar kikiceupan dan oh ternyata jawabannya "pikaa, pikaa..pikakaa!pi ka chu!"(oke ini bohong =.= tapi kayanya keren kalau iya)
yang benar jawabannya adalah,"10.40 han"yeaah \o/
Singkat cerita saya niatkan jam 8 mandi dan setengah 9 berangkat tapi pada kenyataannya ada sedikit masalah dgn file critiquing punya teman yang sedang saya proses untuk bisa dikompres tanpa es dan dimasukkan ke dvd (berharap mantra harry potter dapat berguna disaat-saat seperti ini T__T #ngimpi), hingga pada akhirnya abis nyoba otak atik segala macam, itu masalah belum bisa teratasi--saya tinggal mandi..(daripada jangar sendiri)
Mandi udah, pake baju udah, pake jilbab udah, kacamata udah,tas jam lappy kawat gigi payung dettol sanitizer tissue tobleron dompet, asmaul husna saku, kaoskaki udah tinggal eng ing engg caww! eh, tapi ngga jadi deng haha, saya putuskan untuk shalat. Sekali-kali dan semoga makin lama jadi rutin shalat dhuha dulu didirikan mumpung ada waktu. :3 Aamiiin
Tepat pukul 09.15 saya melangkahkan kaki keluar pagar rumah, meninggalkan bi Rina sendiri yang asyik mencuci, dengan senyum simpul dan ransel merah dipunggung bersiap menuntut ilmu. I just really have a good feeling today like mostly..^ ^
Selanjutnya, menghitung perjalanan saya dari sejak melangkahkan kaki keluar pagar sampai tiba di gunung ledeng (meminjam istilah aa buat UPI hehe) adalah sebagai berikut:
Jalan kaki sampai Cileutik: 5 menit
Stopan perempatan Soekarno-Hatta - Buah Batu: subhanallah sekali ..hampir 20 menit
Melintas kepadatan Griya BuahBatu - Singgalang: 20 menit, waktu menunjukkan pukul 09.57
Naik wahana Kelapa Ledeng: jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan ngetem-jalan ngetem-ngetem ga jalan-jalan akhirnya ngetem-dan jalan...dan hujan..lagi
(misal saya moody kemungkinan saya mau nangis dan bete sekitar 88% U_U alhamdulillah saya menikmati sekali perjalanan hari ini dan sedang merasa happy ~.~` so it's OK) total: 55 menit
Tiba di gerbang atas jam sudah menunjukkan waktu Hani Telat untuk Kuliah Senin,dan langkah kaki saya makin bergegas menyusuri setapak trotoar kampus sampai di lantai satu fpbs dengan selamat tak kurang suatu apapun kecuali fakta jam tangan saya mengarah pada pukul 11.12 am. Maka saya bersendiri naik lift saja karena kosonglupa ketang ada bapa2 satu turun di lantai 3, he.. dan tiba di lantai 5 dengan lapang hati.^^
Yang tidak saya mengerti dalam kejadian sekian menit selanjutnya adalah tatapan dan seringai teman-teman saya saat dengan ringan dan sunyinya saya membuka pintu kelas dan masuk dengan tenang bagai hantu; teman saya inisial R yg paling dekat dengan pintu tersenyum ramah dan berkata bijak "kelasnya udah mau udahan da, Han" dan saya balas dengan anggukan dan senyum yang tak kalah ramah dan sepertinya dosen ngga ngeh saya meneruskan langkah dan duduk manis di kursi paling belakang dan pas sekali tiba-tiba teteh saya call 2x, dilanjut bibi saya ketiganya saya reject duuuuh ono opo iki.... lalu, sebagian anak2 yang duduk dipojok kanan menyoraki saya..dan ada teman berinisial A yang celinguk-celinguk ke arah belakang tempat saya duduk dan inisial Y yang antusias sekali nyeletuk,
.................................................[sensor: karena saya lupa dia nyeletuk apa ehehe]........................... yah, pokoknya mah saya jadi terharu #naonHan XD
Kuliah pun bubar pukul 11.30 am dan ini mungkin merupakan mata kuliah kedua tersingkat dalam hidup saya di universitas: 15 menit! (berarti temen saya lebay ah bilang saya cuma kuliah 5 menit :P) *yang pertama saya mengalaminya di semester satu; masuk tepat saat dosen hendak mengucap salam perpisahan setelah mengabsen: kurang dari 5 menit! karena ke'tiis'an dan kepolosan saya plus kebaikan si bapa dosen-- it's my lucky I could present the absence again ahahaha *i can't deny it but this is the way i am^^* Alhamdulillah..
Nah, waktunya pulang...di dalam lift ini temen-temen bercandaan moyokan saya lagi. Sayangnya, kelolaan saya kumat berbarengan dengan fikiran saya yang sedang penasaran tertuju pada miscall2 dari keluarga yang sangat tiba-tiba tadi, saya cengengesan aja, baru ngeh pas mau keluar lift hehehe.
Lalu..., apa sebenarnya yang terjadi dibalik miscall-miscall dikala itu?
Sampai di rumah siang hari, bapa sudah ada di ruang tv, mata beliau masih menyisakan bekas tangis dan akhirnya tertawa antara shock + bahagia lihat saya menyembulkan kepala ke ruang tv, Halooo...^^-
"Tadi teh aya nu nelpon ka bumi pameugeud, di sampingna aya nu nangis ingsreuk-ingsreukan nyariosna rerencangan Hanifah, namina Siti Nurjannah. Putra bapa nu istri nu nembe angkat sakola, saurna tibebeut..geubis, mastakana pecah, kakina patah, ayeuna aya di ICU di rumah sakit, kudu transfer 4 juta diantosan 1 jam, atuhnya tadi teh rareuwas, teh fith a yanna lgsg ka barumi, bi ade lgsg uih mesen taksi, bade lagsung kaditu jeung ka upi mastikeun, atuhnya bapa teh mikirna nifh tinggal budak istri hiji-hijina dibumi, mastaka pecah mah berarti tos teu aya..---"
*belum selesai bapa bercerita, saya langsung peluk beliau.. beri hamba kesempatan membahagiakan mereka sebelum saya benar-benar dipanggil kembali padamu, my dear Allah :') well, I'm still here to see you, Dad.. don't worry just ignore that horrid hoax*
Alhamdulillah ya Rabb, bersyukur T'Fith langsung sms tau bb ngga aktif dan telpon ga saya angkat karena tadi telat baru masuk kelas dan saya balas cepat bahwa saya sedang kuliah, keluarga jadi tak tertipu untuk transfer segera 4 juta itu. ^^ haha, maaf keluarga saya teu jadi katipu tipuan anda, mr.pelaku!
Sekarang sehabis shalat maghrib dan meneruskan menulis ini,
satu hal yang saya tak habis fikir, zaman sekarang modus orang menipu hanya demi mendapatkan nafsu uang semata semakin tidak masuk akal dan semakin mengerikan, mengatakan sekenanya seseorang mati atau kecelakaan..tanpa pernah memikirkan dampak fatal yang bisa terjadi pada korban dan keluarganya. Kadang jadi bertanya-tanya apa mereka tidak pernah berfikir bagaimana kalau si pelaku itu yang jadi di posisi korban, bayangkan reaksi orang-orang yang disayanginya bila itu benar-benar terjadi..
Semoga Tuhan selalu melindungi semua orang dengan niat baik di dunia ini. Kita semua harus semakin berhati-hati dengan bentuk-bentuk penipuan semacam itu dan jangan langsung berfikir pendek ambil tindakan gegabah bila belum mendapat berita yang pasti akan hal-hal demikian.
Have a fine night for any creature on this earth! Nox*
P.S. Hingga saat ini saya menginjak kuliah semester 7, belum ada satupun teman kuliah saya ada yang bernama Siti Nurjannah, itu artis kali +.+ *Ikke han.. eta mah xp
@ the lonery chamber
I'm really grateful to God for the every breath I still take freely until this minute..
Love you, Allah :")
Pagi ini saya bangun pukul 3.44 am dan tak ada yang spesial, sama seperti hari baik lainnya..sedikit telat hanya saja yang pasti--hujan. Bersyukur sempat menunaikan shalat tahajjud 2 raka'at dan witir 3 raka'at dan pas sekali di raka'at terakhir adzan shubuh berkumandang, meski ngantuk-ngantuk dan menggigil dibelai dingin menusuk tulang hingga ke sumsum tulang belakang (lebay dikit..) intina mah ya tiriss..
Hanya saja suara hati saya yang lain meragukan itu jadi saya putuskan sms dulu Pikachu biar bukan cuma sekedar sugesti, dalam waktu semenit hape saya dengan ringtone sunyi tanpa getar kikiceupan dan oh ternyata jawabannya "pikaa, pikaa..pikakaa!pi ka chu!"(oke ini bohong =.= tapi kayanya keren kalau iya)
yang benar jawabannya adalah,"10.40 han"
Singkat cerita saya niatkan jam 8 mandi dan setengah 9 berangkat tapi pada kenyataannya ada sedikit masalah dgn file critiquing punya teman yang sedang saya proses untuk bisa dikompres tanpa es dan dimasukkan ke dvd (berharap mantra harry potter dapat berguna disaat-saat seperti ini T__T #ngimpi), hingga pada akhirnya abis nyoba otak atik segala macam, itu masalah belum bisa teratasi--saya tinggal mandi..(daripada jangar sendiri)
Mandi udah, pake baju udah, pake jilbab udah, kacamata udah,
Tepat pukul 09.15 saya melangkahkan kaki keluar pagar rumah, meninggalkan bi Rina sendiri yang asyik mencuci, dengan senyum simpul dan ransel merah dipunggung bersiap menuntut ilmu. I just really have a good feeling today like mostly..^ ^
Selanjutnya, menghitung perjalanan saya dari sejak melangkahkan kaki keluar pagar sampai tiba di gunung ledeng (meminjam istilah aa buat UPI hehe) adalah sebagai berikut:
Jalan kaki sampai Cileutik: 5 menit
Stopan perempatan Soekarno-Hatta - Buah Batu: subhanallah sekali ..hampir 20 menit
Melintas kepadatan Griya BuahBatu - Singgalang: 20 menit, waktu menunjukkan pukul 09.57
Naik wahana Kelapa Ledeng: jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan-ngetem-jalan ngetem-jalan ngetem-ngetem ga jalan-jalan akhirnya ngetem-dan jalan...dan hujan..lagi
(misal saya moody kemungkinan saya mau nangis dan bete sekitar 88% U_U alhamdulillah saya menikmati sekali perjalanan hari ini dan sedang merasa happy ~.~` so it's OK) total: 55 menit
Tiba di gerbang atas jam sudah menunjukkan waktu Hani Telat untuk Kuliah Senin,dan langkah kaki saya makin bergegas menyusuri setapak trotoar kampus sampai di lantai satu fpbs dengan selamat tak kurang suatu apapun kecuali fakta jam tangan saya mengarah pada pukul 11.12 am. Maka saya bersendiri naik lift saja karena kosong
Yang tidak saya mengerti dalam kejadian sekian menit selanjutnya adalah tatapan dan seringai teman-teman saya saat dengan ringan dan sunyinya saya membuka pintu kelas dan masuk dengan tenang bagai hantu; teman saya inisial R yg paling dekat dengan pintu tersenyum ramah dan berkata bijak "kelasnya udah mau udahan da, Han" dan saya balas dengan anggukan dan senyum yang tak kalah ramah dan sepertinya dosen ngga ngeh saya meneruskan langkah dan duduk manis di kursi paling belakang dan pas sekali tiba-tiba teteh saya call 2x, dilanjut bibi saya ketiganya saya reject duuuuh ono opo iki.... lalu, sebagian anak2 yang duduk dipojok kanan menyoraki saya..dan ada teman berinisial A yang celinguk-celinguk ke arah belakang tempat saya duduk dan inisial Y yang antusias sekali nyeletuk,
.................................................[sensor: karena saya lupa dia nyeletuk apa ehehe]........................... yah, pokoknya mah saya jadi terharu #naonHan XD
Kuliah pun bubar pukul 11.30 am dan ini mungkin merupakan mata kuliah kedua tersingkat dalam hidup saya di universitas: 15 menit! (berarti temen saya lebay ah bilang saya cuma kuliah 5 menit :P) *yang pertama saya mengalaminya di semester satu; masuk tepat saat dosen hendak mengucap salam perpisahan setelah mengabsen: kurang dari 5 menit! karena ke'tiis'an dan kepolosan saya plus kebaikan si bapa dosen-- it's my lucky I could present the absence again ahahaha *i can't deny it but this is the way i am^^* Alhamdulillah..
Nah, waktunya pulang...di dalam lift ini temen-temen bercandaan moyokan saya lagi. Sayangnya, kelolaan saya kumat berbarengan dengan fikiran saya yang sedang penasaran tertuju pada miscall2 dari keluarga yang sangat tiba-tiba tadi, saya cengengesan aja, baru ngeh pas mau keluar lift hehehe.
![]() |
| baca dari kanan ke kiri ^.~ |
Lalu..., apa sebenarnya yang terjadi dibalik miscall-miscall dikala itu?
Sampai di rumah siang hari, bapa sudah ada di ruang tv, mata beliau masih menyisakan bekas tangis dan akhirnya tertawa antara shock + bahagia lihat saya menyembulkan kepala ke ruang tv, Halooo...^^-
"Tadi teh aya nu nelpon ka bumi pameugeud, di sampingna aya nu nangis ingsreuk-ingsreukan nyariosna rerencangan Hanifah, namina Siti Nurjannah. Putra bapa nu istri nu nembe angkat sakola, saurna tibebeut..geubis, mastakana pecah, kakina patah, ayeuna aya di ICU di rumah sakit, kudu transfer 4 juta diantosan 1 jam, atuhnya tadi teh rareuwas, teh fith a yanna lgsg ka barumi, bi ade lgsg uih mesen taksi, bade lagsung kaditu jeung ka upi mastikeun, atuhnya bapa teh mikirna nifh tinggal budak istri hiji-hijina dibumi, mastaka pecah mah berarti tos teu aya..---"
*belum selesai bapa bercerita, saya langsung peluk beliau.. beri hamba kesempatan membahagiakan mereka sebelum saya benar-benar dipanggil kembali padamu, my dear Allah :') well, I'm still here to see you, Dad.. don't worry just ignore that horrid hoax*
Alhamdulillah ya Rabb, bersyukur T'Fith langsung sms tau bb ngga aktif dan telpon ga saya angkat karena tadi telat baru masuk kelas dan saya balas cepat bahwa saya sedang kuliah, keluarga jadi tak tertipu untuk transfer segera 4 juta itu. ^^ haha, maaf keluarga saya teu jadi katipu tipuan anda, mr.pelaku!
Sekarang sehabis shalat maghrib dan meneruskan menulis ini,
satu hal yang saya tak habis fikir, zaman sekarang modus orang menipu hanya demi mendapatkan nafsu uang semata semakin tidak masuk akal dan semakin mengerikan, mengatakan sekenanya seseorang mati atau kecelakaan..tanpa pernah memikirkan dampak fatal yang bisa terjadi pada korban dan keluarganya. Kadang jadi bertanya-tanya apa mereka tidak pernah berfikir bagaimana kalau si pelaku itu yang jadi di posisi korban, bayangkan reaksi orang-orang yang disayanginya bila itu benar-benar terjadi..
Semoga Tuhan selalu melindungi semua orang dengan niat baik di dunia ini. Kita semua harus semakin berhati-hati dengan bentuk-bentuk penipuan semacam itu dan jangan langsung berfikir pendek ambil tindakan gegabah bila belum mendapat berita yang pasti akan hal-hal demikian.
Have a fine night for any creature on this earth! Nox*
18.52 pm
still @ lonery chamber
*Picture in My Head from Westlife backsounding the words end in my writing tonight :)
P.S. Hingga saat ini saya menginjak kuliah semester 7, belum ada satupun teman kuliah saya ada yang bernama Siti Nurjannah, itu artis kali +.+ *
Wednesday, 7 November 2012
Lanjutan: Interpretasi "Urusan" QS. As-Sajdah ayat 5
Hello, lagi~
Sedang menggebu-gebu setelah kemarin meluapkan rasa penasaran soal ayat As-Sajdah yang telah dibahas di postingan yang lalu tentang "segala urusan naik kepada Rabb dalam 1 hari yang kadarnya 1000 tahun" dengan bertanya kepada Ustadz KH Fahmi Basya pada hari Ahad lusa kemarin. ^__^
*sebetulnya ustadz belum kasih jawaban lengkap, tapi suruh aku cek lagi flying book yang pernah Ustadz jelaskan di pertemuan dan seminar-seminar sebelumnya tentang kadar relativitas waktu ini.. hehe jadi pr kamu nih, Han!*
Berdasarkan jawaban singkat Ustadz yang dimaksud segala urusan dalam ayat 5 surat As-Sajdah ini:
Semua urusan di bumi (atau mungkin urusan manusia yang tak kasat mata atau abstrak) itu pasti melebihi kecepatan cahaya melewati durasi masa 1 hari yang terukur 1000 tahun dalam perhitungan kecepatan yang bisa dicapai pengetahuan manusia hingga saat ini.
Maksud dari frasa yang aku cetak tebal dan cetak miring di atas, urusan yang disebut dalam ayat 5 ini tak bisa terlihat oleh panca indera, mengapa begitu? karena kecepatan naiknya urusan ini ke langit menuju Rabb melebihi kecepatan cahaya, dengan durasi 1/1000 tahun hitungan manusia in my opinion... (Ustadz dengan tegas menekankan kata melebihi cahaya ketika menjawab pertanyaan yang kuajukan ^ .^)
Kembali melihat dari segi tatabahasanya. Al'Amr ini menggunakan imbuhan depan Al, semacam article definite The dalam bahasa Inggris. Penjelasan lengkapnya, mengutip dari situs ssq-dla terjemahan al-qur'an kata perkata:
Kalau misal kita mengacu pada Al-Qur'an memang kenyataannya ada hal-hal di bumi ini yang bisa melebihi kecepatan cahaya (hm.. bertentangan dengan teori klasik Einstein bahwa kecepatan tertinggi itu kecepatan cahaya ya.. xp). Buktinya tertera di ayat yang membahas soal dipindahkannya singgasana atau Arsy' Ratu Saba oleh orang yang berilmu kitab yang bisa mengalahkan kesaktian jin Ifrit.[QS. 27:39-40]
Insyaallah di postingan selanjutnya di lain waktu aku coba bahas ini berdasarkan pemahaman yang aku dapat dari training ssq-dla membaca ayat-ayat Qur'an dengan Ustadz selama ini. Salvete! ^_~
Referensi:
http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1348386016&1
http://ssq-dla.com/index.php?option=com_wrapper&view=wrapper&Itemid=98
Sedang menggebu-gebu setelah kemarin meluapkan rasa penasaran soal ayat As-Sajdah yang telah dibahas di postingan yang lalu tentang "segala urusan naik kepada Rabb dalam 1 hari yang kadarnya 1000 tahun" dengan bertanya kepada Ustadz KH Fahmi Basya pada hari Ahad lusa kemarin. ^__^
*sebetulnya ustadz belum kasih jawaban lengkap, tapi suruh aku cek lagi flying book yang pernah Ustadz jelaskan di pertemuan dan seminar-seminar sebelumnya tentang kadar relativitas waktu ini.. hehe jadi pr kamu nih, Han!*
Berdasarkan jawaban singkat Ustadz yang dimaksud segala urusan dalam ayat 5 surat As-Sajdah ini:
Semua urusan di bumi (atau mungkin urusan manusia yang tak kasat mata atau abstrak) itu pasti melebihi kecepatan cahaya melewati durasi masa 1 hari yang terukur 1000 tahun dalam perhitungan kecepatan yang bisa dicapai pengetahuan manusia hingga saat ini.
Maksud dari frasa yang aku cetak tebal dan cetak miring di atas, urusan yang disebut dalam ayat 5 ini tak bisa terlihat oleh panca indera, mengapa begitu? karena kecepatan naiknya urusan ini ke langit menuju Rabb melebihi kecepatan cahaya, dengan durasi 1/1000 tahun hitungan manusia in my opinion... (Ustadz dengan tegas menekankan kata melebihi cahaya ketika menjawab pertanyaan yang kuajukan ^ .^)
Kembali melihat dari segi tatabahasanya. Al'Amr ini menggunakan imbuhan depan Al, semacam article definite The dalam bahasa Inggris. Penjelasan lengkapnya, mengutip dari situs ssq-dla terjemahan al-qur'an kata perkata:
1. kata benda : kata الْأَمْرَ termasuk dalam jenis kata benda.Nah, mungkin contoh segala urusan ini seperti diturunkannya pahala atau rizki untuk manusia; bentuk rizki seperti udara atau asap, atau air dll., bahkan kecepatan partikel terkecil atom dalam kehidupan ini juga kalau gak salah ada melebihi cahaya yang dinamai neutrino...atau mungkin munculnya perasaan juga bisa termasuk ya? seperti perasaan marah, sedih, suka, gembira, sakit... secara perasaan itu hampir serupa seperti ruh yang ditiupkan ke dalam tubuh manusia..abstrak hehehe (agak sok tau nih..astaghfirullah xd) dan saat dibawa kembali naik untuk dilaporkan atau dicatat dan disampaikan kepada Allah sebagai Rabb semesta alam, urusan itu melesat melebihi cahaya kembali naik ke langit. Wallahua'lam....
adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.
2. memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda الْأَمْرَ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.
3. kata benda abstrak : kata الْأَمْرَ ini sering kali digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra.
Kalau misal kita mengacu pada Al-Qur'an memang kenyataannya ada hal-hal di bumi ini yang bisa melebihi kecepatan cahaya (hm.. bertentangan dengan teori klasik Einstein bahwa kecepatan tertinggi itu kecepatan cahaya ya.. xp). Buktinya tertera di ayat yang membahas soal dipindahkannya singgasana atau Arsy' Ratu Saba oleh orang yang berilmu kitab yang bisa mengalahkan kesaktian jin Ifrit.[QS. 27:39-40]
Insyaallah di postingan selanjutnya di lain waktu aku coba bahas ini berdasarkan pemahaman yang aku dapat dari training ssq-dla membaca ayat-ayat Qur'an dengan Ustadz selama ini. Salvete! ^_~
"Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur'an) untuk menjelaskan segala
sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang
yang berserah diri."[66.89]
Referensi:
http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1348386016&1
http://ssq-dla.com/index.php?option=com_wrapper&view=wrapper&Itemid=98
Thursday, 1 November 2012
Tadarus Pagi: As-Sajdah ayat 5 "Urusan dan Waktu"
Pagi ini mencoba merutinkan lagi membaca Al-Qur'an. Malu rasanya pada Allah, aku telah diberi begitu banyak kenikmatan dan kebaikan yang tak terhitung dan merasa diri telah berusaha selalu berbuat baik dan bersyukur ternyata masih kurang sekali (astaghfirullah..) Contohnya? Hal sederhana seperti mensyukuri keberadaan al-Qur'an di kamarku dengan membacanya setiap hari alih-alih dengan congaknya aku mengacuhkan keberadaannya di atas rak bukuku. Syukur berarti memanfaatkan segala sesuatu yang diberikan Pencipta kita dengan sebaik-baiknya. garis bawahi kata sebaik-baiknya, better than best..best-est from best
Sudahkah aku membaca Qur'an setiap hari? Belum.. maka aku sungguh adanya belum benar-benar bersyukur.
Tapi aku masih berusaha dan tidak akan berhenti. Saat aku lupa dan teringat aku kembali. Alhamdulillah..Ya Ghaniyyun Halim, hingga detik ini aku bernafas masih selalu Engkau ingatkan diri untuk meluruskan fikiran dan niat di saat hati mulai melayang tak tentu arah terbawa arus berbagai masalah. :')
Kembali pada topik tadarus yang aku baca pagi ini secara acak, Q.S. As-Sajdah terpilih untuk terbuka lembarannya oleh sapuan tanganku, dimulai dari ayat 1-20. Yang ingin aku cermati disini ayat ke-5 yang berbunyi:
Sudahkah aku membaca Qur'an setiap hari? Belum.. maka aku sungguh adanya belum benar-benar bersyukur.
Tapi aku masih berusaha dan tidak akan berhenti. Saat aku lupa dan teringat aku kembali. Alhamdulillah..Ya Ghaniyyun Halim, hingga detik ini aku bernafas masih selalu Engkau ingatkan diri untuk meluruskan fikiran dan niat di saat hati mulai melayang tak tentu arah terbawa arus berbagai masalah. :')
Kembali pada topik tadarus yang aku baca pagi ini secara acak, Q.S. As-Sajdah terpilih untuk terbuka lembarannya oleh sapuan tanganku, dimulai dari ayat 1-20. Yang ingin aku cermati disini ayat ke-5 yang berbunyi:
"Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian urusan itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya seribu tahun menurut perhitunganmu."
Aku garis bawahi dan cetak tebal kata-kata yang paling menarik rasa ingin tahuku dalam ayat ini. Kali ini, aku mencoba melihat dari struktur tata bahasanya berdasarkan susunan kalimatnya. Yang berfungsi menjadi objek dari ayat ini adalah urusan atau 'amr. Karena urusan menjadi objek maka dia pasif dan harus ada subjek yang menjadi agen pelaku tindakan terhadap objek tersebut, dalam ayat ini dengan jelas Allah (Dia) adalah agen pelaku. Jadi menurut aku, secara logika dapat dikatakan bahwa urusan itu dibawa naik kepada Allah. Menariknya, saat aku kembali melihat kosa kata asli bahasa Arab yang tertera dalam ayat ini adalah يَعْرُجُ, suatu bentuk kata kerja aktif atau dalam tata bahasa Indonesia kata kerja berimbuhan me-, me-kan, me-i, atau bila dalam bahasa Inggris merupakan bentuk present tense verb. Dan memang saat membaca terjemahannya berbunyi urusan itu naik bukan dibawa naik. Ini sedikit kontradiktif menurutku karena dengan penggunaan kata kerja ini, urusan berubah fungsi menjadi subjek. Seriously, Ini menggugah rasa penasaran dan membuat aku bertanya:
Urusan seperti apakah yang memiliki kadar seribu tahun dalam perhitungan akal logika manusia yang mana urusan tersebut merupakan suatu urusan yang aktif, dan sepertinya hidup dan dapat bertindak sendiri?
Menilik lebih jauh pada lanjutan ayatnya: 1 hari yang kadarnya 1000 tahun dalam hitungan manusia. Dalam Al-Qur'an ada beberapa ayat lain yang menyinggung soal relativitas waktu disisi Tuhan diperbandingkan dengan kadar relativitas waktu dalam kemampuan perhitungan akal manusia. Contohnya,
a. QS Al Ma’arif (70: 4)
"Naiknya malaikat dan ruh kepadaNya dalam waktu sehari yang kadarnya 50.000 tahun."
b. QS Al Hajj (22: 47)
"Sesungguhnya sehari di sisi Rabb-mu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu."
Dari 3 ayat diatas dapat dilihat keterkaitan hubungannya dengan waktu dan yang bisa kuinterpretasikan:
- Akan ada masa suatu hari bagi manusia dimana 1 hari =1000 tahun
- Urusan membutuhkan/bergerak melewati relativitas waktu 1 hari=1000 tahun untuk naik pada Rabb nya.
- Malaikat dan Ruh membutuhkan/bergerak melewati waktu 1 hari=50000 tahun untuk naik di sisi Rabb nya.
Kembali menyorot pada ayat 5 surat As-sajdah, jika diketahui bahwa ruh dan malaikat telah difirmankan Allah membutuhkan waktu 50000 tahun dalam hitungan manusia, aku menyimpulkan bahwa urusan yang disebut dalam ayat ini bukan jiwa makhluk hidup yang telah mati, karena manusia atau makhluk hidup yang meninggal ruh nya lah yang bergerak naik dan Allah menegaskannya dalam Al-Hajj ayat 4 tsb. *ehm, bentar.. kalau binatang atau tanaman itu punya ruh juga ga ya? O.o heheu jadi curious juga takut salah persepsi*
Apakah mungkin urusan tersebut hal lain yang bersifat aktif selain makhluk hidup yang manusia ketahui memiliki nyawa dan aktif, atau apa?
Terlebih, urusan tersebut bergerak antara langit dan bumi dan dia berawal dari langit menuju bumi...
Hal lain ini bisa apa saja, sesuatu yang mungkin diluar nalar manusia tetapi bisa jadi masih dapat diterima nalar manusia.
Jadi, apakah sebenarnya Urusan itu?
Wallahua'lam... ^_^
Sunday, 16 September 2012
Ahad, Malas .. serrrr
Hari Ahad.
Kenapa bukan Minggu?
Sejak saya mengetahui makna hari Ahad, saya menetapkan hati menggunakan kata Ahad (pengecualian saat berhadapan dengan lawan bicara yang berbeda keyakinan agama saya tetap menggunakan istilah umum Minggu). *jadi keinget kajian Deklarasi Ahad dari Ust. Fahmi :')*
Sekarang Ahad, dan orang-orang biasanya bakal menikmati kelenggangan waktu menjelang hari Senin sibuk, meski mungkin bagi para aktivis diluaran sana tiada hari libur untuk berleha-leha, tiap hari dinikmati untuk bekerja beraktivitas demi kepentingan yang ditargetkannya masing-masing.^^
Hm... kalau boleh jujur memang lebih baik setiap hari diisi aktivitas yang bermanfaat. Didalam Islam menyia-nyiakan waktu itu kan merugi (sepertinya diajaran yang lain juga begitu Han..wallahu'alam). Tapi yang namanya sifat 'Kasal' atau 'Malas' itu memang jeli sekali melihat celah-celah kelengahan manusia untuk menghasutnya berlena dibuai waktucontohnya sekarang aja saya belum beranjak mandi. Dan secara tidak langsung waktu dikambinghitamkan oleh diri manusia ini. Astaghfirullah... -_-
Nah, pembelaan! Saya berniat mandi setelah menulis sekata-dua kata-tiga kata dan seterusnya... disini. Setelahnya, saya harus bersiap karena sore ini hari pertama saya mengikuti driving course lagi (I'd been doing it once in the past but not finished yet..)
Dan perasaan pertama kali hendak berlatih lagi ituuu dug dug serrrr banget..^__^
Seperti pagi ini, saya langsung panik dan mulai "jangar" gara-gara no.Hp Instrukturnya invalid dan tidak bisa dihubungi, teledornya saya ga ngeh diatas no.Hp yang ditulis ada no. lembaganya (padahal telepon ke situ aja, Haaanceu...) hehehe. Allah, please give me strength and confident to live my day today..bismillah!
P.S. Ih, bahasa gw tumben baku...hahaha
Kenapa bukan Minggu?
Sejak saya mengetahui makna hari Ahad, saya menetapkan hati menggunakan kata Ahad (pengecualian saat berhadapan dengan lawan bicara yang berbeda keyakinan agama saya tetap menggunakan istilah umum Minggu). *jadi keinget kajian Deklarasi Ahad dari Ust. Fahmi :')*
Sekarang Ahad, dan orang-orang biasanya bakal menikmati kelenggangan waktu menjelang hari Senin sibuk, meski mungkin bagi para aktivis diluaran sana tiada hari libur untuk berleha-leha, tiap hari dinikmati untuk bekerja beraktivitas demi kepentingan yang ditargetkannya masing-masing.^^
Hm... kalau boleh jujur memang lebih baik setiap hari diisi aktivitas yang bermanfaat. Didalam Islam menyia-nyiakan waktu itu kan merugi (sepertinya diajaran yang lain juga begitu Han..wallahu'alam). Tapi yang namanya sifat 'Kasal' atau 'Malas' itu memang jeli sekali melihat celah-celah kelengahan manusia untuk menghasutnya berlena dibuai waktu
Nah, pembelaan! Saya berniat mandi setelah menulis sekata-dua kata-tiga kata dan seterusnya... disini. Setelahnya, saya harus bersiap karena sore ini hari pertama saya mengikuti driving course lagi (I'd been doing it once in the past but not finished yet..)
Dan perasaan pertama kali hendak berlatih lagi ituuu dug dug serrrr banget..^__^
Seperti pagi ini, saya langsung panik dan mulai "jangar" gara-gara no.Hp Instrukturnya invalid dan tidak bisa dihubungi, teledornya saya ga ngeh diatas no.Hp yang ditulis ada no. lembaganya (
Wish me luck, aye! (berasa ngeiklanin merk xp)
P.S. Ih, bahasa gw tumben baku...hahaha
Saturday, 15 September 2012
Catatan kecil
Baru pulang dari pasar....dan tau apa yang terjadi??
Badanku mendadak menggigil entah apa sebabnya dan tulang-tulangku ngilu...(ga penting sih??-_-)
Yak, intinya hari ini detik ini tepatnya 9:17 am WLS menurut Waktu Laptop Saya, tiba-tiba ingin bikin kue cucur di blog. (curhat maksudnya..)
Haha, tau deh sebenarnya ingin nangis soalnya ini badan mendadak berasa remuk padahal mood lagi in high rate. Dan kalau udah kerasa kaya gini suka was-was sendiri. Ya Rabb ya Qawiyyun 'Aziz, sehatkan badanku..jauhkan aku dari prasangka tak berarti yang malah membuatku makin lemah. Amin :')
Hari ini shaum lagi, tadi beli ke pasar buat bahan-bahan masak ifthar nanti maghrib. Mungkin nanti kalau badan udah berasa mendingan ya bakal aku post di wordpress nanti menu-menu makanan yang bakal aku masak. ^^v (still prefer.. nge-Linggis ria disana hehe)
Anyway, Senangnya weekend itu adalah satu-satunya kesempatan saya bisa menghabiskan waktu bersama Aa saya di rumah, terlepas dari lingkaran kesibukan masing-masing yang selalu berputar 5 hari 5 malam. Tapi..mendadak ini badan ngedrop diluar dugaan dan bikin---- (heh, haney jangan ngeluh..) eh iya, haha ga jadi deh...
Ohya, tadi pagi kan ngecek update bbm, kakak ipar saya yang berinisial Y, mulai mengeluarkan kritiknya soal tv burung rajawali..eh apa elang ya? (tapi kalo elang kebayangnya yang di pilem2 indosiar ituu #naon) haha pokoknya begitulah, yang berlogo kepala 'burung-yang-entah-itu-elang-atau-rajawali-ga-pernah-ada-label-namanya-juga-sih' tentang dugaan yang memojokkan bahwa rohis sebagai salah satu sumber munculnya teroris (whaa, yang bener? buktinya apaa?) Hm... :[
Intinya, kalau aku mensinyalir dari update-an stat bbm kakak ipar yang ngupdate semenit sekali itu intinya dia kesel banget sama itu tv berlogo kepala 'burung-yang-entah-itu-elang-atau-rajawali-ga-pernah-ada-label-namanya-juga-sih' yang dengan dangkalnya langsung main tuduh gitu aja.
In my perception, berarti secara tidak langsung media itu sudah membentuk mitos baru bagi para publik awam untuk percaya bahwa rohis itu merupakan salah satu sarang munculnya teroris (astaghfirullah...) Wallahu'alam sih apa motif dibalik media membuat statemen seperti itu.
Eh..berbarengan dengan itu pas buka timeline twitter dan saya lagi di mobil mendengarkan radio bareng aa yang lagunya Melinda- aw aw (pliss lah ini lagu nggak sesuai banget momennya!?!)
nah, adalah itu seorang teman cyber saya berinisial N yang sedang membahas hal yang sama soal si stasiun tv berlogo kepala 'burung-yang-entah-itu-elang-atau-rajawali-ga-pernah-ada-label-namanya-juga-sih' di timeline. Dia mengutarakan kritikan yang sama dengan kakak ipar berinisial Y. Dan... setengah jam kemudian (tau dari mana setengah jam? tau deh, gw cuma ngira-ngira^^') pas banget lagi masak oseng-oseng daging cincang dan sambil panasin minyak, aku buka timeline lagi, eh... ada temen sd inisial S yang lagi mengutarakan hal yang sama.
So, intinya hari ini itu stasiun TV lagi senang membuat kontroversi yang kalau secara nggak langsung ini adalah "pengalih perhatian". Hm, perasaan polanya sama dari tahun ke tahun menjelang banyak pemilu entah gubernur, bupati, partai presiden, adaaa aja pengalihan isu-isu yang membuat fokus masyarakat terbelah. Pemecahan fokus pikiran terhadap ragam isu yang memicu peningkatan emosi masyarakat itu pastinya didalangi oknum berkedudukan tinggi aka authority power dibelakangnya kan yaaa... (so tauuu xp)
dan kalau boleh aku bilang...no offense ya cuma kue cucur saya di blog ini... semua ini cuma sirkulasi paradigma Liberal Kapitalis yang memuakkan! dan saya bosan dengan hal itu titik. tapi tetep aja ya masih belum bisa lepas dari jeratannya T____T #sigh
Subscribe to:
Posts (Atom)
